Xbox Kembali Jadi Sorotan, 268 Karyawan Terdampak dalam Restrukturisasi Studio Game

YANTO MULYANA
YANTO MULYANA Game

JAKARTA — Industri game kembali ramai membahas langkah restrukturisasi besar di Xbox. Pada 22 September 2026, sejumlah laporan mengungkap adanya pengurangan tenaga kerja sekaligus perubahan struktur beberapa studio yang berada di bawah ekosistem Xbox.

Menurut laporan Gematsu, Xbox melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap 268 karyawan yang tersebar di beberapa studio first-party. Perubahan tersebut juga mencakup perpindahan pengelolaan sejumlah tim dan penggabungan studio.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah perpindahan pengelolaan tim Halo ke struktur baru di bawah Activision. Rare dan World’s Edge juga dilaporkan mengalami perubahan struktur, sementara Obsidian Entertainment dipindahkan ke Bethesda Softworks.

Di sisi lain, Playground Games dan Turn 10 Studios disebut akan digabung. Kedua studio tersebut selama ini dikenal melalui sejumlah proyek besar dalam ekosistem Xbox, termasuk seri game balap Forza.

Perubahan Strategi Xbox

Restrukturisasi tersebut menjadi bagian dari perubahan strategi Microsoft terhadap bisnis gaming. The Verge melaporkan bahwa perusahaan sedang melakukan konsolidasi studio dan mengalihkan sumber daya ke sejumlah waralaba besar.

Perubahan ini terjadi setelah Xbox sebelumnya juga melakukan pengurangan tenaga kerja pada 2026. Kondisi tersebut membuat perkembangan struktur Xbox menjadi salah satu topik yang banyak diperhatikan komunitas gamer.

Meski demikian, restrukturisasi studio tidak secara otomatis berarti seluruh proyek game yang sedang dikembangkan akan dihentikan. Status masing-masing proyek dapat berbeda bergantung pada studio, tim pengembang, dan keputusan bisnis perusahaan.

Dampaknya bagi Gamer

Bagi pemain, perubahan struktur studio dapat berdampak pada cara sejumlah game dikembangkan dan dikelola. Pergantian tim atau penggabungan studio berpotensi mengubah prioritas produksi, jadwal pengembangan, maupun strategi jangka panjang sebuah waralaba.

Namun, informasi mengenai dampak langsung terhadap setiap game masih terbatas. Karena itu, perkembangan resmi dari Microsoft, Xbox, dan studio terkait masih menjadi acuan utama untuk mengetahui nasib proyek-proyek yang sedang berjalan.

Restrukturisasi ini menunjukkan bahwa industri game terus mengalami perubahan, terutama ketika perusahaan besar melakukan penyesuaian terhadap strategi bisnis, pengembangan game, dan distribusi konten.

Baca juga: Perubahan besar di Xbox menjadi salah satu isu industri game yang paling banyak mendapat perhatian sepanjang pekan ini, bersamaan dengan sejumlah pengumuman game baru dan pembaruan proyek besar lainnya.