Kylian Mbappé Cedera Usai Cetak Gol Kemenangan Prancis, Kembali ke Real Madrid untuk Pemeriksaan

YANTO MULYANA
YANTO MULYANA Info Olahraga

JAKARTA — Kylian Mbappé menjadi sorotan setelah mengalami cedera lutut dalam pertandingan Prancis melawan Turki pada ajang UEFA Nations League, Jumat, 25 September 2026. Penyerang Real Madrid tersebut sebelumnya mencetak gol kemenangan yang membuat Prancis mengamankan kemenangan 1-0.

Mbappé mencetak gol pada menit ke-54 setelah menerima umpan dari Michael Olise. Namun, tidak lama setelah mencetak gol, kapten Prancis itu mengalami masalah pada lutut kirinya dan mendapatkan perawatan di lapangan. Ia sempat mencoba melanjutkan pertandingan sebelum akhirnya ditarik keluar.

Kylian Mbappé mengalami cedera tendon pada lutut setelah mencetak gol kemenangan Prancis atas Turki. Penyerang Real Madrid itu meninggalkan skuad Prancis dan kembali ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) kemudian mengonfirmasi bahwa Mbappé mengalami cedera tendon pada lutut dan dipastikan tidak akan melanjutkan rangkaian pertandingan bersama tim nasional pada jeda internasional kali ini. Ia dijadwalkan kembali ke Madrid untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut bersama tim medis Real Madrid.

Pelatih Prancis, Zinedine Zidane, mengatakan pihaknya tidak ingin mengambil risiko terhadap kondisi Mbappé. Pemeriksaan lanjutan diperlukan untuk mengetahui tingkat keparahan cedera serta perkiraan waktu pemulihannya.

Cedera tersebut menjadi perhatian bagi Real Madrid karena Mbappé tengah menjalani awal musim yang produktif. Pada pertandingan melawan Rayo Vallecano pada 12 September, ia mencetak dua gol dalam kemenangan 4-1 Real Madrid. Klub juga sebelumnya mencatat Mbappé sebagai pencetak empat gol dalam tiga pertandingan sepanjang Agustus.

Untuk saat ini, belum ada kepastian resmi mengenai berapa lama Mbappé akan absen. Hasil pemeriksaan medis di Madrid akan menentukan kondisi sebenarnya dan langkah pemulihan berikutnya.

Bagi Prancis, kemenangan atas Turki menjadi awal positif era Zidane sebagai pelatih kepala. Namun, keberhasilan tersebut harus dibayar dengan keluarnya Mbappé dari skuad untuk sisa agenda internasional kali ini.