MANADO – Brigjen Pol Yudo Hermanto mendapat kepercayaan baru sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Utara (Sulut). Penunjukan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Polri yang dilakukan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Dalam mutasi terbaru tersebut, sebanyak 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri mengalami perubahan jabatan. Dari jumlah itu, 344 personel mendapatkan promosi maupun penempatan pada posisi baru.
Pergantian Kapolda Sulut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1877/VIII/KEP./2026 yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026. Yudo Hermanto dipercaya menggantikan Irjen Pol Roycke Harry Langie yang mendapat penugasan baru sebagai Asisten Utama Kapolri Bidang Operasi (Astamaops).
Roycke Harry Langie Jadi Astamaops Kapolri
Posisi Astamaops sebelumnya ditempati Komjen Pol Muhammad Fadil Imran yang memasuki masa purnatugas. Setelah pergantian tersebut, Roycke Harry Langie mendapat amanah untuk menjalankan tugas sebagai Astamaops Kapolri.
Sementara itu, tongkat komando Polda Sulut selanjutnya diberikan kepada Yudo Hermanto yang sebelumnya menjabat Kepala Biro Pengamanan Internal (Karopaminal) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Mutasi tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan bahwa rotasi dan mutasi dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, termasuk kebutuhan organisasi, kompetensi, pengalaman, serta tantangan tugas yang dihadapi masing-masing satuan kerja.
“Mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier personel,” ujar Johnny dalam keterangan yang disampaikan pada Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, penempatan personel pada jabatan baru telah disesuaikan dengan kebutuhan organisasi serta kompetensi dan pengalaman yang dimiliki.
Profil Yudo Hermanto
Brigjen Pol Yudo Hermanto merupakan perwira tinggi Polri yang lahir pada 6 November 1974. Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1997.
Sepanjang perjalanan kariernya, Yudo telah menduduki berbagai posisi di lingkungan kepolisian, baik di tingkat kewilayahan maupun Mabes Polri.
Ia pernah menjabat sebagai Kapolsek Cilegon, kemudian dipercaya menjadi Kapolres Salatiga pada 2015. Setahun berikutnya, Yudo mengemban tugas sebagai Kapolres Cilacap.
Kariernya kemudian semakin banyak berkaitan dengan bidang pengamanan internal dan Divpropam Polri.
Pada 2017, Yudo dipercaya menduduki posisi Kasubbag Trimlap Bagyanduan Divpropam Polri. Tiga tahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Kabid Propam Polda Banten.
Setelah kembali bertugas di lingkungan Divpropam Polri, Yudo dipercaya menjadi Kabagbinpam Ropaminal Divpropam Polri pada 2022.
Kariernya terus berkembang hingga ia menjabat sebagai Sesropaminal Divpropam Polri sebelum kemudian dipercaya mengisi posisi Karopaminal Divpropam Polri pada 2025.
Jabatan sebagai Karopaminal Divpropam Polri menjadi posisi terakhir Yudo sebelum mendapatkan promosi sebagai Kapolda Sulawesi Utara.
Yudo Hermanto Hadapi Tugas Baru di Sulawesi Utara
Dengan penunjukan tersebut, Yudo Hermanto kini mendapat tanggung jawab memimpin Polda Sulawesi Utara. Pergantian pucuk pimpinan ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi Polri di wilayah Sulut.
Pengalaman Yudo di bidang kewilayahan maupun pengamanan internal menjadi salah satu bekal dalam menjalankan tugas barunya sebagai Kapolda.
Sementara itu, mutasi yang dilakukan Kapolri tidak hanya menyentuh jabatan Kapolda Sulut. Sejumlah posisi strategis di lingkungan Mabes Polri dan kepolisian daerah lainnya juga mengalami pergantian melalui tiga Surat Telegram yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026, yakni ST/1877/VIII/KEP./2026, ST/1878/VIII/KEP./2026, dan ST/1879/VIII/KEP./2026.
Rotasi tersebut diharapkan dapat mendukung penyegaran organisasi sekaligus menyesuaikan penempatan personel dengan kebutuhan dan perkembangan tugas kepolisian.